Press-release

PIM Serahkan dan Resmikan Balai Pengajian Raudhatul Madinah

PIM Serahkan dan Resmikan Balai Pengajian Raudhatul Madinah

Aceh Utara – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pengembangan pendidikan keagamaan di sekitar wilayah operasional perusahaan melalui penyerahan dan peresmian satu unit Balai Pengajian kepada Dayah Raudhatul Madinah di Gampong Ulee Reuleung, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (10/9/2026).

Balai pengajian tersebut diharapkan dapat menjadi sarana belajar yang lebih representatif bagi sekitar 312 santri yang saat ini menempuh pendidikan di Dayah Raudhatul Madinah tanpa dipungut biaya. Sebagian di antaranya merupakan anak yatim dan santri yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Mewakili Manajemen PIM, bantuan diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Perusahaan PIM, Syahrul Kamal, kepada Pimpinan Dayah Raudhatul Madinah, Dr. Tgk. Jufri Yahya, MA atau yang akrab disapa Abi Jufri.

Selain menyerahkan dan meresmikan balai pengajian, PIM turut menyerahkan sejumlah kitab kepada para santri sebagai dukungan terhadap proses pembelajaran dan kegiatan pengajian di dayah tersebut.

Syahrul Kamal mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari kepedulian PIM terhadap pengembangan pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Kami berharap balai pengajian ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan belajar para santri serta memberikan manfaat dalam jangka panjang. Semoga dari tempat ini lahir generasi Islami yang berilmu dan berakhlak baik,” ujar Syahrul.

Ia menambahkan, bantuan kitab yang diberikan diharapkan turut melengkapi kebutuhan pembelajaran para santri.

“Kami juga menitipkan beberapa kitab untuk digunakan dalam kegiatan pengajian. Semoga dapat memberikan manfaat bagi para santri. Kami turut memohon doa dari Abi, para guru, dan seluruh santri agar operasional PIM senantiasa berjalan dengan baik sehingga perusahaan dapat terus hadir dan memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” lanjutnya.

Syahrul berharap hubungan baik yang telah terjalin antara PIM dan Dayah Raudhatul Madinah dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Raudhatul Madinah, Abi Jufri, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan PIM. Menurutnya, keberadaan balai pengajian baru tersebut sangat berarti bagi proses pembelajaran para santri, terlebih seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana pendidikan di dayah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada PT PIM atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Alhamdulillah, balai ini menjadi balai pengajian berkonstruksi beton pertama di lingkungan dayah dan tentunya akan sangat membantu aktivitas belajar para santri,” ujar Abi Jufri.

Abi Jufri menambahkan, bantuan kitab yang diserahkan PIM juga akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran para santri, termasuk santri yatim dan santri yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Seiring bertambahnya jumlah santri, kebutuhan terhadap sarana pendidikan dan fasilitas pendukung juga terus meningkat. Kehadiran balai pengajian baru tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan sekaligus meningkatkan semangat para santri dalam mengikuti proses pembelajaran.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan kitab secara simbolis kepada perwakilan santri. Melalui dukungan ini, PIM terus berupaya hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan pendidikan dan kehidupan keagamaan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

PIM Raih Lima Penghargaan ENSIA Award 2026, Perkuat Komitmen Inovasi Lingkungan dan Sosial

PIM Raih Lima Penghargaan ENSIA Award 2026, Perkuat Komitmen Inovasi Lingkungan dan Sosial

Bali – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali menorehkan capaian positif dengan meraih lima penghargaan pada Environmental and Social Innovation Award (ENSIA) 2026 yang berlangsung di Bali, Kamis (10/9/2026). Penghargaan tersebut diraih melalui sejumlah inovasi perusahaan di bidang lingkungan dan sosial yang diarahkan untuk memberikan dampak berkelanjutan bagi perusahaan, lingkungan, dan masyarakat.

Dari kategori inovasi lingkungan, PIM berhasil meraih dua Platinum Winner, satu Gold Winner, dan satu Silver Winner. Sementara pada kategori inovasi sosial, program Pesona Paya Nie – Preserving Social and Natural Harmony in Paya Nie berhasil meraih predikat Platinum Winner.

Dua penghargaan Platinum pada kategori lingkungan diraih melalui inovasi Rekayasa Habitat Laut dengan Pemanfaatan Tube Bekas sebagai Artificial Reef serta SPOT – Sampling Point Optimization Technique pada Peralatan Rotating untuk Akurasi Analisa Oli.

Sementara itu, predikat Gold Winner diperoleh melalui inovasi Redesain dan Penyesuaian Sistem Pemakaian Steam SX dalam Meningkatkan Kinerja Proses. Adapun inovasi PALU GABUS – Paludikultur Gabus dengan Bioflok–Azolla Sistem sebagai Model Akuakultur Berkelanjutan di Lahan Basah Rawa Paya Nie meraih Silver Winner.

Pada kategori inovasi sosial, Pesona Paya Nie menjadi salah satu wujud pendekatan PIM dalam mendorong keberlanjutan yang tidak hanya berorientasi pada lingkungan, tetapi juga memperkuat peran dan keberdayaan masyarakat. Program tersebut mengedepankan harmoni antara aspek sosial, potensi lingkungan, dan keberlanjutan di kawasan Paya Nie.

Capaian lima penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas konsistensi PIM dalam membangun budaya inovasi yang terintegrasi dengan aktivitas operasional maupun pelaksanaan program sosial perusahaan. Inovasi yang dikembangkan tidak hanya diarahkan pada peningkatan efisiensi dan keandalan proses, tetapi juga pada upaya pelestarian lingkungan serta penciptaan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.

Komitmen tersebut sejalan dengan arah RPJMN 2025–2029 yang menempatkan transformasi ekonomi hijau, pembangunan rendah karbon, dan penguatan ketahanan iklim sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.

Melalui berbagai inovasi yang terus dikembangkan, PIM berupaya memperkuat implementasi prinsip keberlanjutan dalam setiap aspek bisnis perusahaan. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi PIM dalam menjaga keseimbangan antara kinerja perusahaan, kelestarian lingkungan, dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat.

Ke depan, PIM akan terus mendorong lahirnya inovasi yang adaptif, relevan, dan memberikan dampak nyata sehingga keberadaan perusahaan tidak hanya menciptakan nilai dari sisi operasional, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi lingkungan dan masyarakat.

PIM Raih TOP GRC Awards 2026 #5 Stars dan The Most Committed GRC Leader 2026

PIM Raih TOP GRC Awards 2026 #5 Stars dan The Most Committed GRC Leader 2026

Jakarta – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) meraih dua penghargaan pada ajang TOP GRC Awards 2026 yang digelar di Dian Ballroom, Hotel Raffles Jakarta, Rabu (9/9/2026). PIM berhasil memperoleh predikat TOP GRC Awards 2026 #5 Stars, sementara Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Iskandar Muda, Maimun, dianugerahi penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026.

Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas penerapan Governance, Risk, and Compliance (GRC) di lingkungan PIM serta komitmen manajemen dalam memperkuat tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan sebagai bagian dari proses bisnis perusahaan.

Direktur Manajemen Risiko PIM, Maimun, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil komitmen bersama seluruh insan PIM dalam membangun penerapan GRC yang semakin terintegrasi.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan di seluruh proses bisnis perusahaan. GRC bukan hanya menjadi pemenuhan terhadap ketentuan, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja dan dasar dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Maimun.

TOP GRC Awards 2026 merupakan ajang penghargaan di bidang tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan yang tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-8 sejak pertama kali digelar pada 2019. Pada tahun 2026, ajang tersebut mengusung tema “Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC.”

Tema tersebut menekankan pentingnya keberlanjutan yang terintegrasi sejak tahap perencanaan ke dalam strategi, tata kelola, pengambilan keputusan, manajemen risiko, kepatuhan, proses bisnis, budaya organisasi, serta pemanfaatan data dan teknologi.

Predikat #5 Stars yang diterima PIM menjadi salah satu capaian dalam upaya perusahaan memperkuat implementasi GRC secara konsisten. Sementara penghargaan The Most Committed GRC Leader 2026 menjadi apresiasi terhadap komitmen kepemimpinan dalam mendorong penguatan praktik GRC di lingkungan perusahaan.

Maimun berharap penghargaan tersebut dapat semakin mendorong seluruh insan PIM untuk meningkatkan kesadaran terhadap risiko, kepatuhan, dan tata kelola dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

“Ke depan, kami berharap penerapan GRC semakin melekat dalam budaya perusahaan sehingga mampu mendukung pengelolaan perusahaan yang sehat, transparan, akuntabel, serta memperkuat ketahanan dan keberlanjutan bisnis PIM,” tutup Maimun.

TJSL PIM Hadirkan Kampung Mangga

TJSL PIM Hadirkan Kampung Mangga

Aceh Utara - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Kampung Mangga yang secara resmi diluncurkan di Dusun Madat, Gampong Paloh Lada, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (3/9/2026).

Program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PIM tersebut ditandai dengan peresmian dan penanaman perdana tanaman mangga varietas kiojay. Dalam program ini, sebanyak 600 bibit mangga dibagikan kepada masyarakat untuk dikembangkan sebagai tanaman produktif sekaligus komoditas unggulan desa.

Kegiatan peresmian dihadiri oleh Geuchik Desa Paloh Lada Razali, Kepala Dusun Madat Marzuki, Pimpinan Dayah  Babul Huda Glee Madat Abi Gade Babinsa serta unsur unsur perangkat desa dan masyarakat.

Program Kampung Mangga sebelumnya diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat pada Senin (31/8/2026). Sosialisasi tersebut melibatkan Kepala Dusun Madat sebagai penghubung antara masyarakat dengan pihak perusahaan dan penyuluh lapangan.

Dalam kegiatan itu, penyuluh dari KPH 5 Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Aceh, Zuraida, S.Hut., memberikan pemahaman teknis kepada masyarakat mengenai tata cara penanaman dan perawatan mangga kiojay. Materi yang disampaikan mencakup teknik penanaman, pemeliharaan bibit, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. 

Geuchik Gampong Paloh Lada, Razali, menyampaikan apresiasi kepada PT PIM yang telah merealisasikan program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, PT PIM selama ini telah menjalankan berbagai program yang menyentuh aspek sosial maupun pengembangan usaha masyarakat. Kehadiran Program Kampung Mangga dinilai menjadi peluang baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal secara produktif.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT PIM atas program ini. Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan 600 bibit mangga ini dengan sebaik-baiknya,” kata Razali.

Ia juga mengimbau masyarakat agar mengikuti prosedur penanaman dan perawatan yang telah disampaikan oleh penyuluh. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada bantuan bibit, tetapi juga pada kesungguhan masyarakat dalam merawat tanaman hingga menghasilkan.

Sementara itu, Koordinator Bagian TJSL PT PIM, Jufri mengatakan Program Kampung Mangga merupakan hasil perencanaan yang dilakukan Perusahaan untuk menghadirkan program pemberdayaan yang memiliki manfaat ekonomi sekaligus lingkungan bagi masyarakat.

Ia menjelaskan, Dusun Madat dipilih sebagai lokasi pilot project karena memiliki kondisi tanah dan iklim yang dinilai sesuai untuk pengembangan tanaman mangga.
“Program ini kami rancang bukan sekadar memberikan bibit, tetapi bagaimana tanaman tersebut nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Mangga kiojay dipilih karena relatif mudah dalam perawatan dan memiliki potensi ekonomi yang baik,” ungkap Jufri.

Menurutnya, tanaman mangga diproyeksikan mulai memberikan hasil dalam sekitar tiga tahun mendatang. Karena itu, masyarakat diharapkan melihat program tersebut sebagai investasi jangka panjang yang dapat menjadi sumber pendapatan tambahan atau passive income.

Selain memberikan manfaat ekonomi, Program Kampung Mangga juga diharapkan mendukung upaya penghijauan dan penguatan program Kampung Iklim (ProKlim) di lingkungan masyarakat.

Prosesi penanaman perdana kemudian dilakukan secara simbolis oleh Abi Gade selaku pimpinan Dayah Babul Huda Glee Madat. Penanaman tersebut turut dirangkai dengan prosesi peusijuk bibit mangga kiojay sebagai penanda dimulainya Program Kampung Mangga di Dusun Madat.

Program Kampung Mangga menjadi bagian dari upaya PT PIM menghadirkan pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan. Dengan dukungan masyarakat dan pendampingan perusahaan, ratusan bibit mangga yang ditanam hari ini diharapkan tumbuh menjadi sumber manfaat ekonomi bagi warga Dusun Madat Desa Paloh Lada  pada tahun-tahun mendatang dan semoga dapat berkembang juga di desa-desa lainnya.

PIM Raih Serambi Awards 2026 Kategori Korporasi Tangguh Pasca Bencana

PIM Raih Serambi Awards 2026 Kategori Korporasi Tangguh Pasca Bencana

Banda Aceh – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) meraih penghargaan Serambi Awards 2026 kategori “Korporasi Tangguh: Bangkit Lebih Cepat dan Kuat Pasca Bencana”.

Penghargaan tersebut diserahkan pada malam puncak Serambi Awards 2026 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Kampus Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026) malam.

Penghargaan diserahkan oleh diterima oleh Sekretaris Perusahaan PIM, Syahrul Kamal, yang mewakili manajemen perusahaan. Dalam kesempatan tersebut, Syahrul Kamal didampingi VP Komunikasi dan ADM Korporat PIM, Saiful Rakjab, serta Officer Komunikasi Korporat, Dedi Ikhsan.

Syahrul Kamal mengatakan, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen PIM dalam menjaga ketangguhan perusahaan, mendukung pemulihan pascabencana, serta terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“PT PIM mendukung pemulihan pascabencana, serta terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujar Syahrul.

Menurutnya, PIM terus berupaya memperkuat perannya tidak hanya dalam mendukung sektor industri dan pertanian, tetapi juga melalui kontribusi sosial kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi dan mendukung proses pemulihan setelah bencana.

Syahrul menambahkan, bagi manajemen PIM, penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus tumbuh dan berinovasi dalam memberikan manfaat yang lebih besar bagi bangsa dan masyarakat.

Serambi Awards 2026 merupakan ajang apresiasi yang diselenggarakan Harian Serambi Indonesia dengan memberikan penghargaan kepada berbagai tokoh, lembaga, dan korporasi atas kontribusi serta gebrakan di bidang masing-masing. Malam penghargaan tersebut mengusung tema “Gebrakan Sang Pemimpin”.

PIM berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat untuk terus memperkuat kontribusi perusahaan bagi masyarakat serta pembangunan Aceh khususnya dan Indonesia pada umumnya.

PT Pupuk Iskandar Muda Perkuat Implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Berbasis Digital untuk Dukung Bisnis Berkelanjutan

PT Pupuk Iskandar Muda Perkuat Implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) Berbasis Digital untuk Dukung Bisnis Berkelanjutan

Aceh Utara – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM), anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero), terus memperkuat implementasi Governance, Risk, and Compliance (GRC) sebagai fondasi dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, meningkatkan daya saing, serta mendukung bisnis yang berkelanjutan.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi perusahaan menjadi perusahaan yang berdaya saing tinggi di bidang solusi agro dan bahan kimia industri, serta misi untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan melalui penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan berwawasan lingkungan.

Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Iskandar Muda, Maimun, mengatakan bahwa implementasi GRC di PIM tidak hanya berorientasi pada pemenuhan aspek kepatuhan, tetapi telah menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan nilai tambah dan menjaga keberlangsungan usaha.

"Kami memandang GRC bukan sekadar kewajiban kepatuhan, melainkan fondasi dalam pengambilan keputusan, efisiensi operasional, serta menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan," ujar Maimun.

Dalam memperkuat penerapan GRC, PIM mengembangkan kerangka kerja yang terintegrasi melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan dengan mengedepankan pengawasan kepemimpinan, mitigasi ancaman, serta kepatuhan terhadap regulasi hukum. Pendekatan ini mendukung terciptanya proses bisnis yang lebih aman, transparan, efektif, dan akuntabel.

Sebagai bagian dari komitmen terhadap aspek keberlanjutan (Environmental, Social, and Governance atau ESG), PIM juga telah menyusun Task Force on Climate-related Financial Disclosures (TCFD) yang memuat pemetaan risiko keuangan akibat perubahan iklim. Laporan tersebut menjadi salah satu instrumen perusahaan dalam mengintegrasikan aspek keberlanjutan ke dalam pengelolaan risiko dan pengambilan keputusan strategis.

Di tengah tantangan industri, seperti keterbatasan pasokan gas alam, fluktuasi harga bahan baku, perubahan kebijakan subsidi pupuk, hingga target nasional Net Zero Emission 2060, PIM terus memperkuat sistem manajemen risiko melalui penerapan model Three Lines of Defense. Model ini melibatkan unit operasional sebagai lini pertama, fungsi manajemen risiko dan kepatuhan sebagai lini kedua, serta Satuan Pengawasan Intern (SPI) sebagai lini ketiga.

Transformasi digital juga menjadi bagian penting dalam penguatan implementasi GRC. Sejak Maret 2026, PIM mengimplementasikan aplikasi SENTRA sebagai platform terintegrasi untuk pengelolaan risiko perusahaan. Melalui aplikasi ini, perusahaan dapat melakukan pemantauan Key Risk Indicator (KRI), penyusunan profil risiko, hingga sistem peringatan dini terhadap potensi pelanggaran batas risiko secara lebih cepat dan akurat.

"Digitalisasi pelaporan risiko melalui SENTRA memungkinkan perusahaan melakukan analisis risiko secara real-time, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus memperkuat budaya kepatuhan," jelas Maimun.

Komitmen terhadap keberlanjutan juga tercermin dari peningkatan kinerja ESG perusahaan. Berdasarkan penilaian S&P Global, skor ESG PIM meningkat dari 49% pada 2024 menjadi 68% pada 2025, sekaligus menempatkan perusahaan sebagai peraih skor ESG tertinggi kedua di lingkungan Grup Pupuk Indonesia. PIM menargetkan peningkatan skor ESG menjadi 70% pada 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan kinerja keberlanjutan.

Penguatan tata kelola tersebut turut memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan. Sepanjang 2025, produksi meningkat dari 732 ribu ton menjadi 765 ribu ton, sementara volume penjualan tumbuh 32% menjadi 910 ribu ton. Laba bersih perusahaan juga meningkat lebih dari dua kali lipat, dari Rp159 miliar pada 2024 menjadi Rp323 miliar pada 2025.

Di bidang kepatuhan, PIM berhasil mempertahankan capaian zero major findings dari regulator maupun auditor eksternal selama dua tahun berturut-turut pada aspek kepatuhan, kesehatan dan keselamatan kerja (HSE), serta keuangan. Selain itu, perusahaan mampu mengaktifkan Business Continuity Management System (BCMS) dalam waktu kurang dari 24 jam saat menghadapi bencana banjir bandang, sebagai bukti kesiapan perusahaan dalam menjaga keberlangsungan operasional.

Upaya peningkatan kematangan manajemen risiko juga terus menunjukkan hasil positif. Nilai Risk Maturity Index (RMI) PIM meningkat dari 2,5 pada 2023 menjadi 3,0 pada 2025. Ke depan, perusahaan menargetkan peningkatan indeks tersebut secara berkelanjutan hingga 2030 sebagai bagian dari transformasi tata kelola perusahaan yang adaptif, tangguh, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang.

Komitmen penguatan implementasi GRC tersebut turut dipaparkan PT Pupuk Iskandar Muda dalam sesi presentasi pada ajang TOP GRC Awards 2026 dengan mengusung tema "Maturity Stages of Intelligent GRC for Sustainability", yang selaras dengan tema penyelenggaraan tahun ini, "Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC". Melalui forum tersebut, PIM berbagi praktik terbaik perusahaan dalam mengintegrasikan tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, digitalisasi, dan keberlanjutan sebagai bagian dari transformasi bisnis perusahaan.

Kantor Pusat :

Jl. Medan - Banda Aceh
(Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe)
Desa/Kelurahan Tambon Baroh
Kec. Dewantara, Kab. Aceh Utara
Provinsi Aceh
Kode Pos : 24354; Telp (62-645) 56222

Layanan Pelanggan PT Pupuk Indonesia :
Kantor Perwakilan :
Jl. Bangka Raya No. 107, PO. Box 4177
Jakarta, Indonesia
Telp (62-21) 71793227; Fax (62-21) 7179096;