Press-release

PIM Serahkan Secara Langsung Bantuan Oksigen ke RS Cut Meutia Aceh Utara

PIM Serahkan Secara Langsung Bantuan Oksigen ke RS Cut Meutia Aceh Utara

Direktur Operasi & Produksi Jaka Kirwanto didampingi SVP Sekper & Tata kelola Yuanda Wattimena, SVP Operasi & Produksi Alhamidi Yusran, VP PKBL & Humas Nasrun, beserta staf bertolak ke RS Cut Meutia Aceh Utara untuk menyerahkan bantuan oksigen secara langsung pada Kamis (12/8).

Dalam sambutannya Jaka menyampaikan kegiatan ini merupakan lanjutan dari seremonial yang dilaksanakan pada Sabtu (7/8) lalu di Komplek Perumahan PT PIM. Jaka menambahkan PIM siap membantu pasokan oksigen untuk kebutuhan RS Cut Meutia.

Jalaluddin selaku Kepala Humas RS Cut Meutia mengatakan setiap harinya rumah sakit membutuhkan 50 sampai dengan 100 tabung. “Kebutuhan ini membuat pihak RS kewalahan. Alhamdulillah saat ini kami sangat terbantu dengan adanya bantuan oksigen dari PIM,” ucapnya.

Bantuan oksigen diterima langsung oleh Wakil Direktur RS Cut Meutia dilaksanakan langsung di RS Cut Meutia Zulfitri, SKM, Mkes didampingi oleh Kepala Humas RS Cut Meutia Jalaluddin beserta staf rumah sakit lainnya.

Pupuk Iskandar Muda mempunyai Pabrik Air Separation Plant dengan produk utama nitrogen untuk kebutuhan pabrik dan produk samping berupa oksigen yang sudah tidak berproduksi selama 15 tahun.

Melihat tingginya angka kebutuhan oksigen, manajemen dan karyawan PIM bertekad mengoperasikan kembali pabrik tersebut untuk membantu sesama dalam penanganan Covid-19.

Pisah Sambut Direktur Utama PIM Secara Virtual

Pisah Sambut Direktur Utama PIM Secara Virtual

PT Pupuk Iskandar Muda menggelar acara pisah sambut dalam rangka pergantian Direktur Utama pada Minggu (8/8) bertempat di Komplek Perumahan PT PIM. Acara dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Acara dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Salah satu rangkaian acara pisah sambut yaitu serah terima memori jabatan oleh Direktur Utama PIM sebelumnya Yanuar Budinorman kepada Direktur Utama PT PIM yang baru Budi Santoso Syarif. Dalam sambutannya, Yanuar menyampaikan hasil kerja selama menjabat sebagai Dirut PIM.

“Selamat melanjutkan perjuangan sebagai Pimpinan PIM. Dengan kondisi perusahaan saat ini serta semangat seluruh karyawan, saya yakin Manajemen bisa berlari kencang untuk mewujudkan PIM yang lebih maju berkembang,” ucap Yanuar.

Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yanuar Budinorman atas pemikiran, gagasan, dan upaya yang telah diberikan demi kemajuan perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kinerja yang terbaik demi mencapai target-target perusahaan baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh stakeholder dan karyawan dalam pelaksanaan tugas yang telah diamanahkan kepada kami,” ungkap Budi.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan prosesi Peusijuek / Tepung Tawar. Sesuai adat istiadat orang Aceh, setiap kedatangan tamu perlu dimuliakan, peusijuek merupakan salah satu ritual atau prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh, tradisi ini dilakukan untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam kehidupan. Proses ini dilakukan oleh Tgk. H. Muhammad Sufi (Ulama), Tgk. Jalaluddin (Ulama), dan H. Abu Bakar Abbas (Tokoh Masyarakat Dewantara).

Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada tanggal 16 Juli 2021 ditetapkan Budi Santoso Syarif sebagai  Direktur Utama PT PIM menggantikan Yanuar Budinorman.  Sementara posisi Direktur Operasi & Produksi masih dijabat oleh Jaka Kirwanto, dan Direktur Keuangan & Umum masih diamanatkan kepada Rochan Syamsul Hadi.

PT PIM Jamin Ketersediaan Pupuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

PT PIM Jamin Ketersediaan Pupuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Industri pupuk merupakan salah satu sektor strategis yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi secara nasional, oleh sebab itu industri pupuk berperan penting  dalam mendorong peningkatan produksi pertanian secara nasional sehingga bisa mendukung program ketahanan pangan nasional. Upaya yang dilakukan oleh industi pupuk adalah untuk mempertahankan swasembada pangan nasional

Kabupaten Aceh Utara merupakan kabupaten yang mempunyai lahan sawah yang paling luas di Aceh dibandingkan kabupaten/kota yang ada di Aceh hingga mencapai 38.417 hektare.

PT Pupuk Iskandar Muda merupakan mitra pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian Aceh Utara, terkait penyedian pupuk urea bersubsidi untuk ketahanan pangan nasional dalam hal ini PIM menyiapkan kebutuhan pupuk urea secara nasional sesuai permintaan dari pemerintah serta menyiapkan jalur distribusi dari lini I produsen, lini II ke gudang-gudang distributor di Kabupaten/kota hingga lini III dan sampai ke lini IV yaitu kios-kios.

Pupuk urea harus tepat sasaran karena pendistribuasian pupuk bersubsidi ini juga diawasi oleh pemerintah, yang berhak mendapatkan  pupuk bersubsidi adalah petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK, bagi petani yang tidak terdaftar dalam RDKK tidak bisa kita layani karena menyalahi aturan ungkap Rochan.

Dalam rangka menunjang ketahanan pangan nasional PT Pupuk Iskandar Muda siap mensupport akan kebutuhan pupuk urea bersubsidi sesuai alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan data dua tahun terakhir terdapat peningkatan alokasi pupuk urea besubsidi. Pada tahun 2019 Aceh Utara mendapat alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 6.700 ton realiasi 92%, kemudian tahun 2020 ada penambahan alokasi sebesar 9.978 ton realiasi nya 100% dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 12.000 ton.

Kebutuhan pupuk urea bersubsidi untuk petani selalu lebih tinggi dibandingkan dari alokasi yang berikan pemerintah, untuk itu PT Pupuk Iskandar Muda menyiapkan pupuk urea non subsidi sebagai alternatif seandainya petani sudah menebus pupuk bersubsisi hingga mencapai 100% namun petani masih membutuhkan pupuk, hal ini disampaikan Direktur Keuangan & Umum PT PIM Rochan Syamsul Hadi pada acara “Dialog Suara Publik TVRI Banda Aceh”, yang dipandu oleh Novian Aulia dari TVRI Banda Aceh di Komplek Perumahan PT Pupuk Iskandar Muda, Sabtu (7/8/2021).

Rochan mengatakan, disamping menjamin ketersedian pupuk urea bersubsidi untuk petani PT PIM juga menggelontorkan program Agro Solution yang dicanangkan oleh PT Pupuk Indonesia sebagai induk usaha PIM. Kegiatan ini sebagai langkah transformasi bisnis dimana selama ini PIM hanya menyalurkan pupuk bersubsidi. Sebagai antisipasi jika kedepan subsidi pupuk akan dicabut pemerintah, program ini merupakan program yang mengintegrasikan penyediaan pupuk komersil, benih dan pestisida, akses permodalan dari perbankan, kepastian pembeli hasil panen (off taker), hingga jaminan asuransi jika terjadi gagal panen sehingga dengan program ini petani diuntungkan dan roda perekonomian bisa tumbuh dengan baik serta menunjang usaha pemerintah dalam mencapai kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Rochan juga mengatakan dalam program Agro Solution PIM akan bekerjasama dengan pihak Korem 011 Lilawangsa untuk menggarap lahan seluas 100 hektare. "Saat ini kita baru mulai melakukan uji tanah dengan tujuan agar mengetahui kandungan tanah sehingga tepat dalam pemupukan nantinya," ucapnya.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi MSi, juga hadir sebagai narasumber pada acara Dialog Suara Publik TVRI Banda Aceh. Menurut Erwandi, Sektor pertanian di Aceh Utara memegang peranan terbesar dalam penerimaan PDNB Aceh Utara. Tahun 2020 yang lalu kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Aceh Utara mencaapai 36,38% dibandingkan dengan sektor lainnya.

"Kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan di Aceh Utara sangat dominan, 65 % masyarakat Aceh Utara bergerak disektor pertanian baik itu sebagai petani tanaman palawija, tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai, peternak ataupun petani hortikultura dan Aceh Utara merupakan Kabupaten yang memiliki desa terbanyak diseluruh Indonesia yaitu 852 desa. Oleh sebab itu Dinas Pertanian Aceh Utara telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2021 sebesar 23.303 ton yang terdiri dari pupuk urea 12.000 ton, SP-36 sebanyak 1.700 ton, pupuk ZA 1.400, NPK 7.000 dan pupuk Organik Granul1.200 ton," sambung Erwandi.

PT Pupuk Iskandar Muda Bantu Oksigen untuk Penanganan Covid-19 di Aceh

PT Pupuk Iskandar Muda Bantu Oksigen untuk Penanganan Covid-19 di Aceh

PT Pupuk Iskandar Muda merupakan anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) berkomitmen  membantu kebutuhan oksigen di masa pandemi covid 19 di seluruh Provinsi Aceh, hal ini disampaikan Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda Budi Santoso Syarif pada acara penyerahan bantuan oksigen untuk penanganan Covid-19 di Provinsi Aceh, Sabtu (7/8).

Penyerahan oksigen dilaksanakan di kKomplek Perumahan PIM secara simbolis yang diterima Kepala Humas RSU Cut Mutia Lhokseumawe Jalaluddin mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara.

"Atas nama pemerintah daerah kami mengucapkan terima kasih kepada Manajemen PT Pupuk Iskandar Muda yang telah memberikan bantuan oksigen, bantuan yang diberikan merupakan komitmen perusahaan terhadap upaya penanganan pasien Covid-19, kerjasama dengan pemerintah Aceh Utara dan pihak rumah sakit sejak awal mewabahnya covid 19 di Indonesia sudah dilakukan, PT PIM juga memberi bantuan Disinfectant Chamber, penyemprotan disinfectan, bantuan APD dan bantuan lainnya  dalam rangka pencegahan penyebaran Covid 19 di Lhokseumawe dan Aceh Utara," sebut Jalaluddin dalam sambutannya.

Hadir pada acara tersebut  Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Utara, Erwandi MSi, Direktur Operasi dan Produksi Jaka Kirwanto, Direktur Keuangan & Umum Rochan Syamsul Hadi, SVP Sekretaris Perusahaan & Tata Kelola Yuanda Wattimena, SVP Operasi Al Hamidi Yusran, SVP Umum Syaifuddin Noerdin, VP Humas Nasrun, VP Pelayanan Umum Zulhadi dan undangan lainnya.

Seperti kita ketahui bersama, jumlah kasus Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi. Bahkan setiap harinya ribuan kasus baru dilaporkan dari berbagai penjuru daerah. Dampak pandemi Covid-19 sangat merugikan kehidupan manusia dan bahkan dunia.

Dalam sambutannya Budi menjelaskan PT Pupuk Iskandar Muda mempunyai Pabrik Air Separation Plant dengan produk utama Nitrogen untuk kebutuhan pabrik dan produk samping berupa oksigen yang sudah tidak berproduksi selama 15 tahun. "Melihat tingginya kebutuhan oksigen saat ini sebagai bentuk komiten kami dalam upaya penanganan Covid-19, PT PIM mengoptimalkan produksi oksigen dengan mengurangi kapasitas produksi Nitrogen untuk kebutuhan pabrik," ungkapnya.

"Mewakili Manajemen PIM saya sangat mengapresiasi seluruh kerja keras rekan-rekan karyawan yang sudah bertekad kuat untuk mengoperasikan kembali pabrik nitrogen dan oksigen sehingga kita dapat membantu sesama dalam penanganan Covid-19," tambahnya.

Untuk loading oksigen akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan dan permintaan dari rumah sakit. Rumah sakit hanya perlu mempersiapkan tabung oksigen untuk diisi ulang.

PT Pupuk Iskandar Muda berkomitmen membantu pemerintah dalam penanganan penyebaran kasus Covid-19. Upaya-upaya untuk menghentikan penyebaran virus di lingkungan perusahaan gencar dilakukan. Mulai dari membentuk Tim Tanggap Covid-19 PT PIM, menjalankan prokes new normal, vaksinasi untuk seluruh karyawan, tenaga alih daya, dan keluarga karyawan, serta pemberian bantuan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19.

Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir, sehingga seluruh kehidupan kita kembali normal. #IngatPesanIbu untuk selalu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak dan hindari kerumunan. Selalu jaga kesehatan, jangan sampai tertular dan jaga keluarga kita.

PIM Serahkan Bantuan Senilai Rp800.341.000,- untuk Pemberdayaan Masyarakat serta Perlengkapan Kantor Muspika Dewantara

PIM Serahkan Bantuan Senilai Rp800.341.000,- untuk Pemberdayaan Masyarakat serta Perlengkapan Kantor Muspika Dewantara

Bertempat di Ruang Melati PT PIM, Direktur Keuangan dan Umum Rochan Syamsul Hadi menyerahkan secara simbolis bantuan untuk pemberdayaan masyarakat lingkungan sekitar perusahaan senilai Rp800.341.000,- pada Rabu (28/7).

Dalam sambutannya, Rochan menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PIM untuk masyarakat lingkungan. "Semoga dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat. Apalagi saat ini ekonomi masyarakat sangat terpuruk dikarenakan pandemi Covid-19," ucapnya.

Selain penyerahan bantuan pemberdayaan masyarakat, dalam kegiatan ini Rochan juga menyerahkan masing-masing bantuan PC dan printer untuk kebutuhan Koramil dan Polsek Dewantara.

Di akhir kegiatan, Rochan mengharapkan dukungan dari seluruh Muspika dan masyarakat untuk keberlangsungan dan pengembangan PT PIM ke depan. "Kita sedang membangun pabrik NPK, dan kita juga mempunyai lahan IMIA. Semoga semua ini berjalan lancar dan akan ada investor yang berinvestasi di lahan IMIA sehingga dapat menyerap tenaga kerja yang ada di Provinsi Aceh khususnya Kecamatan Dewantara," ucap Rochan.

Kegiatan ini turut dihadiri SVP Sekretaris Perusahaan & TK Yuanda Wattimena, SVP Umum Saifuddin Noerdin, VP Humas Nasrun, VP Pelayanan Umum Zulhadi, Muspika Dewantara, Ketua Forum Geuchik Dewantara, Karang Taruna dan Forum Pemuda Dewantara.

Jajaran Direksi PIM Mengunjungi Bupati Aceh Utara dan Danrem 011/Lilawangsa

Jajaran Direksi PIM Mengunjungi Bupati Aceh Utara dan Danrem 011/Lilawangsa

Jajaran Direksi PT PIM mengunjungi Bupati Aceh Utara dan Danrem 011/Lilawangsa pada Senin (26/7) dan Selasa (27/7). Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan perkenalan diri setelah Budi Santoso Syarif ditetapkan sebagai Direktur Utama PIM dalam RUPS LB yang dilaksanakan pada tanggal 16 Juli 2021 lalu di Jakarta.

Turut hadir pada kunjungan ini Direktur Operasi & Produksi Jaka Kirwanto, Direktur Keuangan & Umum Rochan Syamsul Hadi, serta SVP Sekretaris Perusahaan & Tata Kelola Yuanda Wattimena.

Dalam kesempatan ini, Budi menjelaskan perihal situasi perusahaan, program Agro Solution, pengembangan perusahaan seperti pembangunan proyek NPK dan Lahan IMIA, serta rencana pengoperasian kembali Pabrik PIM-1.

Menurut Muhammad Thaib selaku Bupati Aceh Utara, pergantian jajaran direksi BUMN dan Anak Perusahaan BUMN adalah hal yang biasa. “Harapan saya semoga PIM dapat terus beroperasi, siapapun pemimpinnya semoga dapat membawa PIM lebih baik,” ungkapnya.

Sementara ditemui di tempat yang berbeda, Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Sumirating Baskoro menyampaikan akan mendukung PT PIM dalam menjalankan program ketahanan pangan.

Kolonel Inf Sumirating Baskoro mengharapkan agar program CSR PIM dapat terus meningkat dan dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan.

Kantor Pusat :

Jl. Medan - Banda Aceh PO. Box 021
Aceh Utara, Indonesia
Telp (62-645) 56222; Fax (62-645) 56095;

Kantor Perwakilan :
Jl. Bangka Raya No. 107, PO. Box 4177
Jakarta, Indonesia
Telp (62-21) 71793227; Fax (62-21) 7179096;