Press-release

PIM Bantu Rumah Sehat Sederhana (RSS) untuk Bilal Masjid Bujang Salim Krueng Geukueh

PIM Bantu Rumah Sehat Sederhana (RSS) untuk Bilal Masjid Bujang Salim Krueng Geukueh

Krueng Geukueh - PT Pupuk Iskandar Muda terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kali ini ditunjukkan melalui pemberian bantuan rumah kepada Suyitno, seorang bilal yang telah mengabdi selama 39 tahun di Mesjid Bujang Salim yang merupakan pusat kegiatan agama Islam terbesar di sekitar Perusahaan. Dalam kesempatan tersebut hadir unsur Muspika Kecamatan Dewantara, tokoh masyarakat, dan perwakilan dari PT Pupuk Iskandar Muda.

Manajer Humas PT PIM, Nasrun menjelaskan bahwa pembangunan satu unit rumah dengan ukuran 5,5 x 7,5 meter tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial yang selama ini secara berkelanjutan dilakukan oleh PIM kepada masyarakat di sekitar Perusahaan. "Pembangunan rumah bagi masyarakat tidak mampu di sekitar Perusahaan ini merupakan kegiatan yang rutin setiap tahunnya melalui Yayasan Amil Zakat (YAZ) PT PIM," ungkap Nasrun.

Sementara itu, Ketua PKM Masjid Bujang Salim, Waled Jalaluddin merasa sangat bersyukur atas pembangunan satu unit Rumah RSS kepada Suyitno yang telah mengabdi sejak tahun 1981 sebagai bilal di mesjid Bujang Salim Krueng Geukueh Kecamatan Dewantara.

Waled Jalaluddin juga menyampaikan apresiasinya kepada Manajemen PIM yang telah membantu pembangunan Rumah RSS untuk Bilal Masjid Bujang Salim Suyitno dan berbagai bantuan lain yang selama ini diberikan kepada masyarakat di sekitar Perusahaan. "Mulai bantuan sosial, fasilitas umum, pembangunan rumah, dan banyak bantuan lainnya sejak Perusahaan ini berdiri menunjukkan kepedulian PIM sangat besar kepada masyarakat," ujar Waled.

Camat Dewantara, Nawafil Mahyuda berharap PT PIM akan terus melanjutkan kepeduliannya terhadap masyarakat. "Kami siap bekerja sama dengan PT PIM dalam berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," ucap Nawafil.

PT PIM Salurkan Bantuan Kepada Korban Musibah Kebakaran Asrama Polisi Dewantara

PT PIM Salurkan Bantuan Kepada Korban Musibah Kebakaran Asrama Polisi Dewantara

PT PIM menyalurkan bantuan kepada korban musibah kebakaran yang melanda delapan rumah di asrama Polsek Dewantara. Bantuan tersebut diserahkan oleh Manager Humas PIM Nasrun yang diterima langsung oleh Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah, Kamis (16/7/2020).

Manager Humas PIM Nasrun menjelaskan, Pihak PIM juga telah meyerahkan berapa bentuk bantuan untuk meringankan beban korban kebakaran Aspol dewantara yang terjadi musibah satu pekan yang lalu.

“Bantuan yang kami salurkan berupa delapan buah kasur, bantal, delapan pasang seragam dan sepatu dinas kepolisian. Bantuan ini merupakan wujud kepedulian PIM kepada stakeholder dalam hal ini Polsek Dewantara," ujar Nasrun.

Sementara Kapolsek Dewantara AKP Nurmansyah menyampaikan apresiasinya kepada PT PIM atas bantuan tersebut.
"Terima kasih kami sampaikan kepada PIM atas kepedulian yang ditunjukkan kepada kami," ucap Nurmansyah.

PIM Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Pengungsi Rohingya

PIM Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Pengungsi Rohingya

Lhokseumawe - Sebagai bentuk kepedulian perusahaan dalam isu kemanusiaan, pada hari Kamis (16/07/2020) PT Pupuk Iskandar Muda menyalurkan sejumlah bantuan kepada 99 orang pengungsi yang berasal dari Rohingya. Manajer Humas dan tim dari PT PIM mendatangi langsung lokasi pengungsian yang berada di Gedung Balai Latihan Kerja Desa Meunasah Mee Kecamatan Muara Dua Lhokseumawe.


Manajer Humas PT PIM Nasrun menyampaikan bahwa ini merupakan bagian dari program CSR Perusahaan. Nasrun menambahkan bahwa kegiatan ini bekerja sama dengan lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Bantuan tersebut berupa uang tunai Rp10.000.000, 50 sak beras, dan pakaian layak pakai. Tidak hanya itu, PIM juga akan menyalurkan air bersih secara rutin menggunakan truk milik ACT yang diperuntukkan bagi konsumsi harian para pengungsi.

Selain itu, sumber bantuan juga berasal dari penggalangan dana oleh karyawan PIM dari generasi milenial. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian generasi muda PIM dalam kegiatan-kegiatan yang positif. Bantuan yang diberikan berupa uang tunai Rp2.500.000, makanan siap saji, dan pakaian layak pakai yang berhasil dikumpulkan setelah dilakukan penggalangan dana secara internal antar karyawan di perusahaan dan eksternal melalui media sosial. "Alhamdulillah antusias untuk penggalangan ini luar biasa, bahkan teman-teman kita yang di luar Aceh juga ikut memberikan donasi melalui kita" ucap Teuku Alfianda selaku Kapten Milenial PIM.

PT PIM Implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Untuk Gaji dan Pembiayaan

PT PIM Implementasi Qanun Lembaga Keuangan Syariah (LKS) Untuk Gaji dan Pembiayaan

Jakarta - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan Bank BNI Syariah melakukan kerjasama terkait penyediaan layanan payroll gaji dan pembiayaan konsumtif pegawai. Penandatanganan kerja sama dilakukan di Kantor Pusat BNI Syariah, Gedung Tempo Pavilion 1 Lt 7 Jl HR Rasuna Said No 11 Kuningan Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juli 2020.


Penandatanganan kerja sama ikut dihadiri Direktur Utama PT PIM Husni Ahmad Zaki; Direktur Komersial PT PIM Rochan Syamsul Hadi; Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo, Direktur Bisnis Ritel dan Jaringan BNI Syariah Iwan Abdi.

Seremonial penandatanganan kerja sama juga disaksikan secara virtual oleh Direktur Produksi Teknik da Pengembangan PT PIM Pranowo Tri Nusantoro dan Direktur SDM dan Umum PT PIM Usni Syafrizal dari Kantor  Pusat PT PIM di Lhokseumawe.

Direktur Utama PT PIM Husni Achmad Zaki mengatakan bahwa pengalihan payroll dan pembiayaan pekerja PT PIM dari Bank BNI konvensional ke Bank BNI Syariah dilakukan berdasarkan Ketentuan Qanun Aceh Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS) yang mengharuskan setiap orang beragama Islam yang bertempat tinggal di Aceh atau badan hukum yang melakukan transaksi di Aceh harus menggunakan prinsip syariah.

Achmad Zaki juga menyampaikan apresiasi kepada BNI 46 yang selama ini sudah memberikan pelayanan yang baik dan maksimal pada PT PIM.

Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo mengatakan kerjasama ini merupakan yang pertama dilakukan oleh perbankan syariah dengan PT PIM. Melalui kerjasama dalam jangka 5 (lima) tahun, BNI Syariah menyediakan solusi keuangan sesuai prinsip syariah melalui  layanan payroll kepada segenap pegawai PT PIM dilengkapi dengan fasilitas BNI Direct untuk mengakses rekeningnya dan/atau melakukan transaksi keuangan termasuk pembayaran gaji pegawai melalui jaringan internet.

PT PIM Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

PT PIM Pastikan Penyaluran Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

Krueng Geukueh - PT Pupuk Iskandar Muda (Persero) berkomitmen untuk menjaga kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi sampai ke tangan petani sesuai dengan prinsip 6T, yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu dan tepat mutu. Perseroan pun telah memiliki sejumlah strategi diantaranya pencirian pupuk bersubsidi dengan warna khusus, bag code,  hingga penyaluran hanya kepada petani yang terdaftar dalam elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK).


Manajer Humas PT PIM, Nasrun menjelaskan bahwa pemberian ciri pupuk bersubsidi dengan warna yang cukup mencolok. Pupuk subsidi jenis Urea diberi ciri dengan warna merah muda atau pink. Hal ini bertujuan untuk membedakan antara pupuk bersubsidi dan non subsidi sehingga dapat meniminalisir peluang penyelewengan.

"Pupuk bersubsidi juga memiliki ciri pada kemasan karungnya. Terdapat tampilan logo Pupuk Indonesia di bagian depan karung dan bertuliskan 'Pupuk Bersubsidi Pemerintah'. Pada kemasan tercantum juga nomor call center, logo SNI, nomor izin edar pada bagian depan karung dan memiliki Bag Code dari produsennya," pungkasnya.

Nasrun menambahkan, penyaluran pupuk bersubsidi sesuai alokasi dan hanya kepada para petani yang terdaftar dalam sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) yang dikelola Kementerian Pertanian. Kami sebagai produsen pupuk akan selalu mematuhi semua aturan penugasan penyaluran pupuk bersubsidi yang berlaku. Seperti, Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian secara nasional mulai dari Lini I sampai dengan Lini IV. Serta Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk bersubsidi sektor pertanian tahun anggaran 2020, Juncto Peraturan Menteri Pertanian Nomor 10 Tahun 2020.

"Kedua aturan tersebut  dengan tegas mengatur tentang syarat, tugas, dan tanggung jawab dari produsen, distributor, dan penyalur atau pengecer hingga HET pupuk bersubsidi yang wajib dipatuhi ketika menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani," ujar Nasrun.

Penerapan sistem e-RDKK diyakini dapat meminimalisir penyelewengan sehingga penyaluran pupuk bersubsidi semakin tepat sasaran. Melalui sistem ini juga diyakini bisa mencegah terjadinya duplikasi data penerima subsidi.

Di samping itu, sebagai produsen pupuk PT PIM melakukan pengawasan  dengan sistem monitoring dan penebusan berbasis teknologi informasi digital, yakni SIAGA dan Webcommerce (WCM).

SIAGA merupakan aplikasi berbasis web dan mobile yang dapat mengontrol transaksi oleh kios dan juga infotmasi stock pupuk bersubsidi yang dapat diakses secara realtime dan akurat. Sementara WCM dapat mengontrol penebusan oleh distributor sesuai alokasi.  

"Aplikasi tersebut mampu menunjang penerapan aturan e-RDKK hingga Kartu Tani, sehingga penyaluran dan pengendalian stock pupuk bersubsidi lebih valid dan terverifikasi, kehadiran aplikasi ini menjadi solusi terhadap peningkatan ketertiban administrasi penyaluran pupuk bersubsidi yang berbasis teknologi, memudahkan dalam mengetahui ketersediaan stock pupuk di seluruh daerah pemasaran PT PIM, kami juga menyajikan informasi publik melalui media cetak,elektronik dan media online “ terang Maneger HUmas PT PIM.

Menurut Nasrun, alokasi pupuk untuk petani setiap tahunnya ditetapkan oleh Kementerian Pertanian dan setiap penyalurannya PT PIM diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

PT PIM Sampaikan Hasil Kinerja Perusahaan ke Publik

PT PIM Sampaikan Hasil Kinerja Perusahaan ke Publik

Krueng Geukueh - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyampaikan kinerja bisnis dan sosial perusahaan itu per semester I 2020. Pada 2020, PT PIM telah merencanakan produksi pupuk urea sebanyak 300 ribu ton dengan realisasi hingga Juni 2020 sebesar 217.814 ton atau 74,08 persen, dan produksi amonia sebanyak 180 ribu ton dengan realisasi sampai bulan Juni 2020 sebanyak 133.347 ton atau 72,60 persen.


Hal itu disampaikan Direktur Utama PT PIM, Husni Achmad Zaki, saat konferensi pers di Ruang Rapat Keupula PIM, Kamis 2 Juli 2020. Dalam kesempatan itu, Husni juga didampingi Usni Syafrizal selaku Direktur SDM dan Umum, Direktur Produksi, Teknik dan Pengembangan, Pranowo Tri Nusantoro, Direktur Komersial PIM, Rochan Syamsul Hadi, dan Nasrun Manajer Humas PT PIM.

Husni mengatakan terkait dengan penyaluran pupuk urea bersubsidi sesuai dengan Permentan Nomor 10 Tahun 2020, tentang perubaham atas Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01 Tahun 2020 tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2020, bahwa alokasi pendistribusian tahun 2020 sebesar 300.771 ton untuk memenuni enam wilayah cakupan distribusi PIM. Diantaranya Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, dan Jambi. Realisasi penyaluran sampai dengan Juni 2020 sebesar 183.633 ton atau 61,05 persen.

Khusus untuk wilayan Aceh, kata Achmad Zaki, sesuai SK Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh tahun 2019 No. 820/932/VI.I., alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 56.807 ton dengan rincian Banda Aceh 22 ton, Aceh Besar 2.640 ton, Pidie 6.104 ton, Pidie Jaya 2.899 ton, Bireuen 5.112 ton, Lhokseumawe 58 ton, Aceh Utara 7.478, Aceh Timur 5.723 ton, Langsa 450 ton, Aceh Tamiang 1.755 ton, Aceh Jaya 1.297 ton, Aceh Barat 2.060 ton, Nagan Raya 2.520 ton, Simeulue 457 ton, Aceh Barat Daya 2.441 ton, Aceh Selatan 2.212 ton, Aceh Singkil 1. 449 ton, Subulussalam 1.640 ton, Bener Meriah 2.594 ton, Aceh Tengah 1.716 ton, Gayo Lues 1.907 ton, dan Aceh Tenggara 4.273 ton. Realisasi penyaluran urea subsidi Knusus wilayan Acen sampai Juni 2020 sebesar 38.615 ton atau 67,98 persen.

"PIM akan terus berkomitmen sesuai visi yang telah dicanangkan yaitu menjadi
perusahaan pupuk dan petrokimia yang kompetitif. Demi mencapai cita-Cita tersebut, rencana-rencana pengembangan telah dicanangkan. Dimulai dengan pembangunan pabrik NPK menjadi salah satu produk diversifikasi PIM dengan progres fisik sampai Juni 2020 sebesar 34,37 persen, direncanakan selesai pada Desember 2021," ujar Husni.

Selanjutnya, sebut Achmad Zaki, PIM akan melakukan komersialisasi terhadap aset eks PT AAF. Diantaranya adalah penyewaan lahan pabrik kepada investor yang berminat, dan kerjasama operasi melalui pemanfaatan pabrik H202 serta pelabuhan eks PT AAF. Di samping itu, terkait usaha pencegahan covid-19 bahwa PIM telah menyalurkan bantuan senilai Rp4,9 miliar dengan sumber dana yang berasal dari CSR dan THR Direksi serta Komisaris.

Kemudian, PIM Juga melanjutkan pemberian beasiswa sekolah Menengah Teknologi lndustri (SMTI) Banda Aceh untuk anak-anak berprestasi di lingkungan perusahaan berjumlah 28 orang yang berasal dari desa binaan seperti Tambon Baroh, Tambon Tunong, Paloh Gadeng, Krueng Geukueh, Blang Naleung Mameh, Blang Mee dan Dusun Madat. Pemberian beasiswa ini mencakup biaya sekolah, akomodasi selama pendidikan di Banda Aceh, biaya konsumsi, dan uang saku. Sehingga total dana yang dikeluarkan sampai dengan Juni 2020 sebesar Rp1,5 miliar.

Ia menyebutkan, selama pihaknya juga telah membangun rumah dhuafa dengan realisasi sampai saat ini sebanyak 257 unit. Bahkan PIM selama ini telah mendukung pengembangan usaha-usaha kecil dan menengah (UKM), dengan jumlah mitra binaan yang masih dikelola sebanyak 143 unit usaha dengan total dana yang telah dikeluarkan sebesar Rp2,4 miliar.

"Kemudian kita juga telah melakukan rekrutmen tenaga kerja operator untuk pabrik NPK sebanyak 50 orang. Saat ini sedang dilaksanakan proses seleksi oleh Universitas Malikussaleh (Unimal)," ungkap Achmad Zaki.

Sedangkan berkenaan dengan suplai gas, lanjut Achmad Zaki, PIM mendapatkan suplai dari PT Pertagas Niaga bersumber dari blok A Medco per 1 Juni 2020 dengan harga sesuai Keputusan Menteri ESDM No. 89K/10/Men/2020 sebesar USD 6,61 per mmbtu di plant gate dan jumlah volume sebesar 54 BBTUD.

"Oleh karena itu, kita mengharapkan dukungan para awak media terhadap setiap kegiatan PIM dan rencana-rencana pengembangan yang akan dilakukan. Sehingga perusahaan ini dapat memberikan manfaat dan dampak positif yang lebih besar bagi seluruh stakeholder," ungkap Husni Achmad Zaki.

Kantor Pusat :

Jl. Medan - Banda Aceh PO. Box 021
Aceh Utara, Indonesia
Telp (62-645) 56222; Fax (62-645) 56095;

Kantor Perwakilan :
Jl. Bangka Raya No. 107, PO. Box 4177
Jakarta, Indonesia
Telp (62-21) 71793227; Fax (62-21) 7179096;