Press-release

Memperingati HUT RI Ke-76, Tim Penyelam PT PIM Melakukan Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut

Memperingati HUT RI Ke-76, Tim Penyelam PT PIM Melakukan Pengibaran Bendera Merah Putih di Bawah Laut

Sebanyak 25 penyelam yang tergabung dalam Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Aceh yang terdiri dari tim penyelam TNI, Polri, PT PIM, PT PAG dan Mahasiswa Unimal mengibarkan bendera Merah Putih di bawah laut di pantai Ujong Bate, Dusun Loskala, Desa Blang Panyang, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe untuk Memperingati HUT RI Ke-76.

Para penyelam melakukan penyelaman pada jarak 500 meter dari bibir pantai, di kedalaman 8 meter. Mereka dilengkapi peralatan selam seperti tabung oksigen, baju selam, kamera waterproof (kedap air), rubber boat dan lain-lain.

Direktur Keuangan & Umum Rochan Syamsul Hadi memberikan support kepada  Tim penyelam dari PT PIM Heri dan Syafik yang saat itu sangat bersemangat dan bersiap-siap memasuki bibir pantai.

“Ini sebagai simbol persatuan kita dengan semua elemen yang terlibat dalam merayakan HUT Kemerdekaan RI ke-76,” ujar Danrem 011 Lilawangsa, Kolonel Inf Sumirating Baskoro didampingi Dandim 0103/Aut, serta Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, Selasa (17/8).

Kegiatan ini turut dihadiri Walikota, Kapolres, Sekda, Kejari  Lhokseumawe dan juga dihadiri Dandim 0103/Aceh Utara, Ketua DPRK, Kejarin Aceh Utara, Sekda Aceh Utara, Komandan Lanal Lhokseumawe dan Pimpinan Perusahaan Proyek Vital serta Komandan Satuan TNI Lhokseumawe dan Aceh Utara.

Pengibaran bendera di bawah laut tersebut juga diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya.

Semangat Merah Putih, PT PIM Serahkan Bantuan Rumah Sehat Sederhana (RSS)

Semangat Merah Putih, PT PIM Serahkan Bantuan Rumah Sehat Sederhana (RSS)

Menjelang perayaan hari kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 pada 16 Agustus 2021 lalu, PT Pupuk Iskandar Muda menyerahkan bantuan satu unit RSS di Desa Paloh Gadeng Kec. Dewantara Kab. Aceh Utara.

Bantuan Rumah Sehat Sederhana ini diserahkan langsung oleh Senior Vice President Umum Saifuddin Noerdin dan didampingi Vice President Humas Nasrun dan Pengurus YAZ PIM Murdani beserta seluruh staf.

Dalam sambutannya, Saifuddin Noerdin menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PIM untuk masyarakat lingkungan sekitar perusahaan.

Bantuan Rumah Sehat Sederhana (RSS) ini merupakan unit ke-269 yang telah diserahkan kepada masyarakat lingkungan perusahaan sebagai bentuk kepedulian dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) PT PIM khususnya di lingkungan yang berdampak dengan perusahaan.

Selain penyerahan RSS, Saifuddin Noerdin dan tim juga menyerahkan bantuan pembangunan sumur bor dan beberapa unit pompa untuk kebutuhan masyarakat Paloh Gadeng.

Kepala Desa Paloh Gadeng Husaini menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan RSS dari PT PIM untuk masyarakatnya dan mendokan PT PIM semoga lebih sukses sehingga masyarakat dapat terus merasakan bantuan dari PT PIM.

PIM Serahkan Bantuan MCK untuk Warga Desa Lhok Krek

PIM Serahkan Bantuan MCK untuk Warga Desa Lhok Krek

Dalam mendukung sanitasi kesehatan masyarakat, PT PIM membangun dan menyerahkan bantuan fasilitas MCK (Mandi, Cuci & Kakus) untuk masyarakat Desa Lhok Krek Kec. Sawang Kab. Aceh Utara.

Bantuan MCK diserahkan langsung oleh Senior Vice President Umum Saifuddin Noerdin, didampingi Vice President PKBL & Humas Nasrun beserta staf. Bantuan diterima oleh Kepala Desa Lhok Krek Muhammad Nur dan turut dihadiri Saifuddin, M.AP anggota DPRK Aceh Utara bersama masyarakat Lhok Krek.

Saifuddin Noerdin mengatakan bahwa pembangunan MCK ini untuk kebutuhan masyarakat guna mendukung pencapaian tujuan pembangunan sanitasi kesehatan masyarakat yang layak.

Dan bantuan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar khususnya di wilayah Kabupaten Aceh Utara, dengan harapan MCK tersebut dapat dimanfaatkan oleh warga masyarakat dan dapat dirawat dengan baik agar bisa digunakan berkelanjutan.

Geuchik Lhok Krek Muhammad Nur mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Manajemen PT PIM yang peduli kepada masyarakat Lhok Krek yang saat ini sangat membutuhkan MCK.

Saifuddin yang mewakili DPRK Aceh Utara menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT PIM terhadap masyarakat di wilayah Kabupaten Aceh Utara khususnya yang jauh dari Ring 1 perusahaan, adapun bantuan ini sangat bermakna bagi masyarakat Lhok Krek, karena memang kebutuhan MCK sangat mendesak untuk mendukung sanitasi yang baik agar kesehatan masyarakat bisa terjaga.

PIM Serahkan Secara Langsung Bantuan Oksigen ke RS Cut Meutia Aceh Utara

PIM Serahkan Secara Langsung Bantuan Oksigen ke RS Cut Meutia Aceh Utara

Direktur Operasi & Produksi Jaka Kirwanto didampingi SVP Sekper & Tata kelola Yuanda Wattimena, SVP Operasi & Produksi Alhamidi Yusran, VP PKBL & Humas Nasrun, beserta staf bertolak ke RS Cut Meutia Aceh Utara untuk menyerahkan bantuan oksigen secara langsung pada Kamis (12/8).

Dalam sambutannya Jaka menyampaikan kegiatan ini merupakan lanjutan dari seremonial yang dilaksanakan pada Sabtu (7/8) lalu di Komplek Perumahan PT PIM. Jaka menambahkan PIM siap membantu pasokan oksigen untuk kebutuhan RS Cut Meutia.

Jalaluddin selaku Kepala Humas RS Cut Meutia mengatakan setiap harinya rumah sakit membutuhkan 50 sampai dengan 100 tabung. “Kebutuhan ini membuat pihak RS kewalahan. Alhamdulillah saat ini kami sangat terbantu dengan adanya bantuan oksigen dari PIM,” ucapnya.

Bantuan oksigen diterima langsung oleh Wakil Direktur RS Cut Meutia dilaksanakan langsung di RS Cut Meutia Zulfitri, SKM, Mkes didampingi oleh Kepala Humas RS Cut Meutia Jalaluddin beserta staf rumah sakit lainnya.

Pupuk Iskandar Muda mempunyai Pabrik Air Separation Plant dengan produk utama nitrogen untuk kebutuhan pabrik dan produk samping berupa oksigen yang sudah tidak berproduksi selama 15 tahun.

Melihat tingginya angka kebutuhan oksigen, manajemen dan karyawan PIM bertekad mengoperasikan kembali pabrik tersebut untuk membantu sesama dalam penanganan Covid-19.

Pisah Sambut Direktur Utama PIM Secara Virtual

Pisah Sambut Direktur Utama PIM Secara Virtual

PT Pupuk Iskandar Muda menggelar acara pisah sambut dalam rangka pergantian Direktur Utama pada Minggu (8/8) bertempat di Komplek Perumahan PT PIM. Acara dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting. Hal ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Acara dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah.

Salah satu rangkaian acara pisah sambut yaitu serah terima memori jabatan oleh Direktur Utama PIM sebelumnya Yanuar Budinorman kepada Direktur Utama PT PIM yang baru Budi Santoso Syarif. Dalam sambutannya, Yanuar menyampaikan hasil kerja selama menjabat sebagai Dirut PIM.

“Selamat melanjutkan perjuangan sebagai Pimpinan PIM. Dengan kondisi perusahaan saat ini serta semangat seluruh karyawan, saya yakin Manajemen bisa berlari kencang untuk mewujudkan PIM yang lebih maju berkembang,” ucap Yanuar.

Budi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Yanuar Budinorman atas pemikiran, gagasan, dan upaya yang telah diberikan demi kemajuan perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan kinerja yang terbaik demi mencapai target-target perusahaan baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan dukungan dari seluruh stakeholder dan karyawan dalam pelaksanaan tugas yang telah diamanahkan kepada kami,” ungkap Budi.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan prosesi Peusijuek / Tepung Tawar. Sesuai adat istiadat orang Aceh, setiap kedatangan tamu perlu dimuliakan, peusijuek merupakan salah satu ritual atau prosesi adat dalam budaya masyarakat Aceh, tradisi ini dilakukan untuk memohon keselamatan, ketentraman, dan kebahagiaan dalam kehidupan. Proses ini dilakukan oleh Tgk. H. Muhammad Sufi (Ulama), Tgk. Jalaluddin (Ulama), dan H. Abu Bakar Abbas (Tokoh Masyarakat Dewantara).

Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) pada tanggal 16 Juli 2021 ditetapkan Budi Santoso Syarif sebagai  Direktur Utama PT PIM menggantikan Yanuar Budinorman.  Sementara posisi Direktur Operasi & Produksi masih dijabat oleh Jaka Kirwanto, dan Direktur Keuangan & Umum masih diamanatkan kepada Rochan Syamsul Hadi.

PT PIM Jamin Ketersediaan Pupuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

PT PIM Jamin Ketersediaan Pupuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Industri pupuk merupakan salah satu sektor strategis yang dapat memacu pertumbuhan ekonomi secara nasional, oleh sebab itu industri pupuk berperan penting  dalam mendorong peningkatan produksi pertanian secara nasional sehingga bisa mendukung program ketahanan pangan nasional. Upaya yang dilakukan oleh industi pupuk adalah untuk mempertahankan swasembada pangan nasional

Kabupaten Aceh Utara merupakan kabupaten yang mempunyai lahan sawah yang paling luas di Aceh dibandingkan kabupaten/kota yang ada di Aceh hingga mencapai 38.417 hektare.

PT Pupuk Iskandar Muda merupakan mitra pemerintah dalam hal ini Dinas pertanian Aceh Utara, terkait penyedian pupuk urea bersubsidi untuk ketahanan pangan nasional dalam hal ini PIM menyiapkan kebutuhan pupuk urea secara nasional sesuai permintaan dari pemerintah serta menyiapkan jalur distribusi dari lini I produsen, lini II ke gudang-gudang distributor di Kabupaten/kota hingga lini III dan sampai ke lini IV yaitu kios-kios.

Pupuk urea harus tepat sasaran karena pendistribuasian pupuk bersubsidi ini juga diawasi oleh pemerintah, yang berhak mendapatkan  pupuk bersubsidi adalah petani yang sudah terdaftar dalam e-RDKK, bagi petani yang tidak terdaftar dalam RDKK tidak bisa kita layani karena menyalahi aturan ungkap Rochan.

Dalam rangka menunjang ketahanan pangan nasional PT Pupuk Iskandar Muda siap mensupport akan kebutuhan pupuk urea bersubsidi sesuai alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Berdasarkan data dua tahun terakhir terdapat peningkatan alokasi pupuk urea besubsidi. Pada tahun 2019 Aceh Utara mendapat alokasi pupuk urea bersubsidi sebesar 6.700 ton realiasi 92%, kemudian tahun 2020 ada penambahan alokasi sebesar 9.978 ton realiasi nya 100% dan pada tahun 2021 meningkat menjadi 12.000 ton.

Kebutuhan pupuk urea bersubsidi untuk petani selalu lebih tinggi dibandingkan dari alokasi yang berikan pemerintah, untuk itu PT Pupuk Iskandar Muda menyiapkan pupuk urea non subsidi sebagai alternatif seandainya petani sudah menebus pupuk bersubsisi hingga mencapai 100% namun petani masih membutuhkan pupuk, hal ini disampaikan Direktur Keuangan & Umum PT PIM Rochan Syamsul Hadi pada acara “Dialog Suara Publik TVRI Banda Aceh”, yang dipandu oleh Novian Aulia dari TVRI Banda Aceh di Komplek Perumahan PT Pupuk Iskandar Muda, Sabtu (7/8/2021).

Rochan mengatakan, disamping menjamin ketersedian pupuk urea bersubsidi untuk petani PT PIM juga menggelontorkan program Agro Solution yang dicanangkan oleh PT Pupuk Indonesia sebagai induk usaha PIM. Kegiatan ini sebagai langkah transformasi bisnis dimana selama ini PIM hanya menyalurkan pupuk bersubsidi. Sebagai antisipasi jika kedepan subsidi pupuk akan dicabut pemerintah, program ini merupakan program yang mengintegrasikan penyediaan pupuk komersil, benih dan pestisida, akses permodalan dari perbankan, kepastian pembeli hasil panen (off taker), hingga jaminan asuransi jika terjadi gagal panen sehingga dengan program ini petani diuntungkan dan roda perekonomian bisa tumbuh dengan baik serta menunjang usaha pemerintah dalam mencapai kemandirian dan ketahanan pangan nasional.

Rochan juga mengatakan dalam program Agro Solution PIM akan bekerjasama dengan pihak Korem 011 Lilawangsa untuk menggarap lahan seluas 100 hektare. "Saat ini kita baru mulai melakukan uji tanah dengan tujuan agar mengetahui kandungan tanah sehingga tepat dalam pemupukan nantinya," ucapnya.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Utara, Erwandi MSi, juga hadir sebagai narasumber pada acara Dialog Suara Publik TVRI Banda Aceh. Menurut Erwandi, Sektor pertanian di Aceh Utara memegang peranan terbesar dalam penerimaan PDNB Aceh Utara. Tahun 2020 yang lalu kontribusi sektor pertanian terhadap PDRB Aceh Utara mencaapai 36,38% dibandingkan dengan sektor lainnya.

"Kontribusi sektor pertanian terhadap pembangunan di Aceh Utara sangat dominan, 65 % masyarakat Aceh Utara bergerak disektor pertanian baik itu sebagai petani tanaman palawija, tanaman pangan seperti padi, jagung dan kedelai, peternak ataupun petani hortikultura dan Aceh Utara merupakan Kabupaten yang memiliki desa terbanyak diseluruh Indonesia yaitu 852 desa. Oleh sebab itu Dinas Pertanian Aceh Utara telah menetapkan alokasi pupuk bersubsidi untuk tahun 2021 sebesar 23.303 ton yang terdiri dari pupuk urea 12.000 ton, SP-36 sebanyak 1.700 ton, pupuk ZA 1.400, NPK 7.000 dan pupuk Organik Granul1.200 ton," sambung Erwandi.

Kantor Pusat :

Jl. Medan - Banda Aceh PO. Box 021
Aceh Utara, Indonesia
Telp (62-645) 56222; Fax (62-645) 56095;

Kantor Perwakilan :
Jl. Bangka Raya No. 107, PO. Box 4177
Jakarta, Indonesia
Telp (62-21) 71793227; Fax (62-21) 7179096;