Press-release

Peringati Bulan K3 Nasional, PIM Gelar Upacara dan Simulasi Tanggap Darurat

Pada tahun 2020 ini, PIM melaksanakan upacara pembukaan Bulan K3 (14/01/2020) yang diiringi dengan simulasi pemadaman kebakaran dan evakuasi korban dari ketinggian.

Edukasi Proses Bisnis Industri Pupuk, PIM Gelar Sharing Knowledge dengan Komunitas Petani Muda Pasee

PT Pupuk Iskandar Muda memberikan edukasi terkait proses bisnis industri pupuk kepada 33 petani yang tergabung ke dalam Komunitas Petani Muda Pasee (KPMP). Narasumber dalam acara tersebut adalah Manager Departemen PSO Saifuddin Noerdin dan Heri Afriadi Aka yang merupakan staf Departemen PPE. Acara tersebut turut dihadiri oleh staf Departemen Humas dan Departemen Pemasaran PT PIM.
Dalam sambutannya, Manager Humas, Nasrun menjelaskan bahwa petani merupakan salah satu stakeholder dan konsumen utama produk PIM.  Nasrun menyampaikan PIM selalu berupaya membangun hubungan yang harmonis dengan seluruh stakeholder. "Kami sangat mengapresiasi para petani muda pasee yang berinisiatif untuk menimba ilmu terkait industri pupuk khususnya di PT PIM," ujarnya.
Staf Departemen PPE, Heri Afriadi Aka menjelaskan proses produksi pupuk yang ada di PT Pupuk Iskandar Muda. "Produksi pupuk Urea melibatkan sejumlah proses yang kompleks sebelum siap disalurkan," ungkap Heri.
Manager PSO, Saifuddin Noerdin menjelaskan bahwa dalam membahas terkait pupuk bersusidi maka tidak terlepas dari aturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. "PT PIM menerima mandat dari Pemerintah untuk menyalurkan pupuk bersubsidi berdasarkan ketentuan-ketentuan dan alokasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah," terangnya.
Acara tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi. Para petani muda sangat antusias mengikuti acara tersebut melalui berbagai pertanyaan yang diajukan terkait proses bisnis industri pupuk. (Wh)

Bekali Karyawan Persiapan Penanggulangan Bencana, PIM Gelar Sosialisasi Tanggap Darurat 2019

Sebagai bentuk persiapan dalam menanggulangi keadaan darurat, PIM menggelar sosialisasi tanggap darurat pada 19-20 Desember 2019 di ruang Teuku Umar Gedung Pertemuan. Narasumber dalam acara ini adalah Fazli,SKM, M.Kes yang berasal dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh  (BPBA) dan turut dihadiri oleh para undangan yang berasal dari BPBA, BMKG, RAPI, ORARI, dan unsur Muspika Dewantara.
Direktur Produksi, Teknik, dan Pengembangan Pranowo Tri Nusantoro menjelaskan bahwa perencanaan penanggulangan keadaan darurat merupakan sebuah keharusan di PIM. Oleh karena itu, Pelatihan rutin Penanggulangan keadaan darurat menjadi salah satu prioritas Perusahaan dalam menjamin keberlangsungan operasional perusahaan.
General Manager Produksi, Jaka Kirwanto menjelaskan bahwa STD telah dimandatkan dalam PP No 50 tahun 2012 tentang penerapan SMK3.  Jokir menambahkan bahwa simulasi yang dilakukan pada 20 Desember 2019 terkait keadaan darurat kategori III yaitu Gempa Bumi, Tsunami, dan Gas Release. Rangkaian simulasi tanggap darurat dilakukan di tiga titik, yaitu area pabrik, perkantoran, dan lingkungan sekitar pabrik.
Narasumber dari BPBA, Fazli, SKM, M.Kes memaparkan bahwa Indonesia berada di kawasan penuh gunung berapi yang dikenal dengan Ring of Fire atau cincin api sehingga sangat berpotensi terjadi bencana dalam berbagai bentuk kapanpun dan dimanapun. Oleh karena itu, menurut Fazli sangat penting untuk melakukan persiapan sehingga ketika keadaan darurat terjadi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat telah mengetahui apa yang harus dilakukan sesuai kapasitasnya masing-masing.
Lebih lanjut, Fazli menjelaskan bahwa saat ini BPBA dan instansi terkait lainnya mulai mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk melakukan evakuasi mandiri sehingga tidak perlu menunggu arahan dan panduan dari instansi berwenang. Fazli mencontohkan, ketika terjadi gempa yang membuat tubuh sempoyongan hingga tidak dapat berdiri dan kepala menjadi pusing, itu merupakan indikator gempa dengan skala di atas 7.0 richter dan berpotensi tsunami. Jika hal tersebut terjadi, Fazli menyarankan agar segera menjauh dari area sekitar pantai dan menuju ke tempat-tempat yang tinggi.
Fazli menambahkan bahwa rencana kontinjensi perlu disusun dan disimulasikan secara rutin. Rencana kontinjensi ini nantinya perlu adanya keterlibatan dan koordinasi antar berbagai pihak sehingga target dan output yang ditetapkan dapat dicapai dengan sukses dan lancar. (Wh)

Terapkan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik, PIM Gelar Penyuluhan Anti Penyuapan

KRUENG GEUKUEH: 01 NOVEMBER 2019

 

Sesuai arahan dari PT Pupuk Indonesia (Persero)  pada Pokja Bidang Tata Kelola & Kepatuhan, Manajemen Risiko dan Sistem Manajemen Pupuk Indonesia Group pada tanggal 21-23 November 2018, dimana pada tahun 2020 Perusahaan diminta untuk mengimplementasikan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan. Sehubungan dengan hal tersebut maka dipandang perlu untuk diberikan penyuluhan atau pendalaman (awareness) tentang Anti Penyuapan kepada Insan Perusahaan sebelum ISO 37001:2016 tersebut diimplementasikan di Perusahaan.

Kantor Pusat :

Jl. Medan - Banda Aceh PO. Box 021
Aceh Utara, Indonesia
Telp (62-645) 56222; Fax (62-645) 56095;

Kantor Perwakilan :
Jl. Bangka Raya No. 107, PO. Box 4177
Jakarta, Indonesia
Telp (62-21) 71793227; Fax (62-21) 7179096;